Mengenal Ragam Kue Tradisional Korea Selatan

Berita Indonesia, Berita Internasional, Berita Viral, Unik Dunia, Food and Travel, Sports, Entertainment, Online Game, Iptek

Beritamillennial.com – Korea Selatan dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit banyak orang, selain itu Korea Selatan juga kaya akan ragam kuliner yang sudah terkenal ke penjuru dunia.

Dari banyaknya ragam kuliner khas yang terdapat di Korea Selatan, salah satu yang menarik untuk dicoba adalah sajian kue tradisionalnya.

Sama seperti negara-negara di Asia pada umumnya, Korea Selatan juga mempunyai kue tradisional yang terbuat dari tepung beras atau tepung terigu dengan rasa yang manis, berikut diantaranya.

1. Yakgwa

Yakgwa merupakan kue tradisional dari Korea Selatan yang terbuat dari adonan tepung terigu, minyak wijen, madu dan sedikit campuran minuman beralkohol serta jus jahe.

Cara pembuatanya tidak dikukus melainkan digoreng, setelahnya baru dicelupkan kedalam madu, sehingga mimiliki rasa yang manis dengan tekstur yang lembut dan moist.

Di Korea Selatan, tersedia tiga pilihan dari Yakgwa, yakni Dae-yakgwa 9ukuran besar), jung-yakgwa (medium) dan so-yakgwa (kecil) dan mudah ditemui di supermarket dan toko roti di Korea Selatan.

2. Gangjeong

Gangjeong merupakan kue tradisional yang terbuat dari tepung beras ketan, dengan ciri khasnya yang berwarna-warni.

Adonan dari tepung beras ketan dicampur dengan arak beras (cheongju) kemudian digoreng setelahnya dilumuri madu dan ditaburi dengan beragam biji-bijian atau cincangan kacang.

Gangjeong memiliki tekstur yang renyah dibagian luar namun kenyal dibagain dalam, dan biasa disajikan pada upacara pernikahan dan perayaan tahun baru.

3. Kkul-Ppang

Sekilas kue ini mirip dengan kue gemblong di Indonesia, yang membedakaan Kkul-Ppang tidak terbuat dari tepung beras ketan tapi dari tepung terigu.

Adonannya mirip dengan adonan donat, namud dibuat dalam bentuk lonjong kecil kamudian diisi dengan pasta kacang merah, disiram dengan madu dan ditaburi biji wijen.

Kue dengan rasa manis ini konon sudah ada sejak tahun 1960-an, dan pada jaman dulu Kkul-Ppang sering dibuat bekal pelaut diwilayah Tongyeong.

4. Jeolpyeon

Hampir sama dengan banyak negara Asia lainnya. Korea Selatan juga mempunyai sajian kue tradisional dengan bahan dasar tepung beras.

Namun yang sedikit membedakan, Jeolpyeon terbuat dari tepung beras non gluten yang dicetak dalam cetakan yang bernama tteoksal.

Setelah dicetak, kemudian dikukus dan bagian atasnya dipercikan minyak wijen, Jeolpyeon memiliki bentuk yang beragam seperti bentuk bunga dan huruf.

5. Songpyeon

Hasil gambar untuk Songpyeon 600 x 400

Kue ini terbuat dari tepung beras dan menjadi sajian wajib dalam perayaan Chuseok yaitu perayaan musim gugur di Korea Selatan, Songpyeon berbentuk unik seperti bulan sabit dan dibuat dengan warna yang lembut.

Ternyata ada alasan mengapa dibentuk bulan sabit, karena nenek moyang mereka percaya jika bulan purnama secara perlahan dapat berubah bentuk, sedangkan bulan sabit tidak berubah bentuknya.

6. Hwangnam-Ppang

Hwangnam-Ppang atau yang lebih populer disebut dengan Gyeongju Bread ini pertama kali dibuat pada tahun 1939 disebuah kedai kue diwilayah Hwangnam, Gyeongju.

Meski terbuat dari bahan dasar sederhana yaitu telur dan tepung terigu, Hwangnam-Ppang berisi pasta kacang merah yang padat dan melimpah.

7. Dasik

Dasik merupakan salah satu kue tradisional yang cocok dinikmati bersama dengan teh sehingga dinamakan ‘dasik’ yang artinya makanan saat minum teh.

Kue ini memiliki ragam warna dan juga bentuk yang cantik, dengan bahan utama pembuatan Dasik adalah tepung beras yang dicampur wijen, chestnut, madu dan kacang kedelai.

Semua adonan tersebut kemudian didicetak dan dikukus, kabarnya kue ini sudah ada sejak 1.600 tahun yang lalu dan resep awalnya berasal dari India.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *