Berita Indonesia, Berita Internasional, Berita Viral, Unik Dunia, Food and Travel, Sports, Entertainment, Online Game, Iptek

Penyakit Paru-Paru Basah

HEALTH

Penyebab, Ciri-Ciri , dan Jenis-Jenis Paru-Paru Basa

beritamillnnial. Paru-paru basah adalah penyakit yang bisa tergolong ringan atau menjadi serius sebagaimana dapat membahayakan nyawa penderita. Walau begitu, paru-paru basah dapat dicegah dari sekarang, yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan diri atau diluar lingkungan demi mencegah penularan kuman, mengurangi konsumsi minuman beralkohol, dan berhenti merokok. Paru-paru basah (pneumonia) penyakit akibat infeksi yang memicu inflamasi pada kantong-kantong udara atau pada alveolus disalah satu bagian paru-paru, bahkan kedua-duanya, Paru-pasru basah dapat disebab oleh serangan (infeksi) virus ,jamur, atau bakteri terhadap sistem pernapasan. Ciri-ciri Paru-Paru Basa memiliki tahapan  yang bervariasi yang dimulai dari ringan hingga berat, bisa terlihat dari kondisi alveolus yang terisi cairan atau nanah yang menyebabkan penderita kesulitan bernapas. Pada umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri dan sebagian kecil kasus lain dikarenakan serangan virus. Pneumonia akibat bakteri dapat disembuhkan dengan pemberian antibiotik melalui diagnosis yang tepat oleh dokter.

 

Gambar terkait

Sakit Paru-Paru Basa Apa Penyakit Berbahaya?

Paru-paru basah menjadi penyakit yang mulai dinyatakan serius umumnya saat menjangkiti anak-anak dan seorang penderita penyakit paru yang sudah lama atau kronis. Untuk itu, vaksinasi pneumonia dapat diberikan agar terhindar dari jenis-jenis pneumonia dan penyakit mematikan lainnya
Gejala paru-paru basah terlihat dengan kemunculan sejumlah yang dirasakan pada awalnya, antara lain yaitu:
-Nyeri dada yang bertambah parah ketika batuk
-Betuk kering disertai dahak dan sesak(mengi)
-Napas cepat dan kesulitan bernapas(asma)
-Demam, menggigil, dan sering berkeringat
-Nyeri otot
-Kehilangan nafsu makan
-Mual dan muntah
-Jantung berdebar
Bila sejumlah gejala tersebut muncul , segera hubungi dokter atau mencari pertolongan medis diklinik kesehatan terdekat. Disarankan juga untuk segera memeriksakan diri kepada dokter jika mengalami gejala-gejala lain berupa warna kulit membiru karena kekurangn oksigen, kerap merasa linglung, batuk berdarah, serta damam tinggi diatas 39 derajat celcius.

Hasil gambar untuk penyebab sakit paru paru basah

jenis paru-paru basah berdasarkan penyebab umumnya.

 

Hasil gambar untuk penyebab sakit paru paru basah

Pneumonia akibat bakteri
Penyakit ini menyerang segala usia dan dapat berkembang usai sakit pilek atau flu yang parah. Selain karena Streptococcus pneumoniae, bakteri penginfeksi lainnya adalah Legionella pneumophila dan Chlamydophila pneumonia. Bakteri Pneumocystis jiroveci terkadang dapat ditemukan pada penderita HIV/AIDS yang  mengalami mengalami penurunan sistem imunitas sehingga tubuh penderita sudah tidak mampu melawan infeksi.

Pneumonia akibat mikroplasma
Walau mikroplasma tidak tergolong bakteri dan virus, tapi organisme ini memiliki sifat kedua-duanya. Mikroplasma merupakan agen terkecil penyebab penyakit paru-paru basah ringan yang biasanya menyerang anak-anak dan dewasa muda.

Pneumonia akibat virus
Pada banyak kasus, infeksi virus terhadap sistem pernapasan dapat menjadi pemicu paru-paru basah yang sering menyerang anak-anak dan lansia. Virus flu dapat memperparah kondisi pneumonia, terutama jika terjadi pada ibu hamil, penderita gangguan jantung, dan paru-paru. Kondisi ini juga data diperparah jika terdapat bakteri yang menyerang tubuh.

Pneumonia tipe lain
Penyakit pneumonia tipe lain sering kali menyerang sistem imun inang yang terganggu atau individu yang dengan penurunan kinerja sistem imun. Jenis pneumonia tipe lain adalah pneumonia pneumocystis carinii yang umumnya menyerang pengidap human immunodeficiency virus atau HIV/AIDS dan tuberkulosis.

Bagaimana Cara Mencegah Paru-Paru Basah
Pencegahan paru-paru basah dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat.  Misalnya, dengan tidak merokok dan mengurangi konsumsi minuman beralkohol. Namun tidak hanya itu, masih ada tindakan pencegahan lain yang bisa dilakukan, yaitu:
-Menjaga kebersihan demi menangkal penyebaran kuman. Menuci tangan secara rutin demi menghindari penularan kuman dari orang yang satu ke lainnya atau ke benda yang disentuh.
-Buanglah tisue atau alat pembersih lain yang memungkinkan kuman-kuman dapat tumbuh serta menyerang mulut dan hidung manusia
-Menutup mulut dan hidung dengan sapu tangan ketika bersin.
Konsultasikan kepada dokter jika kesehatan anda menurun karena gejala paru-paru basah. Segera periksakan ke dokter jika mengalami gejala peru-paru basah, seperti nyeri dada, sering merasa linglung, dan sesak napas.

 

Tinggalkan Balasan