Pola Makan Orang Jepang

Pola Makan Orang Jepang Rahasia Langsing dan Panjang Umur

HEALTH

Beritamillenial – Melihat Pola Makan Orang Jepang, terdapat banyak hal baik yang bisa ditiru. Seperti mengkonsumsi banyak ikan dan sayur, serta batasi asupan lemak dan gula tambahan. Orang Jepang memang terkenal dengan pola makan sehatnya. Banyak dari mereka bahkan terlihat awet muda dan tetap ramping meski sudah berusia lanjut. Hal ini tentu dipengaruhi pola makan mereka sehari-hari.

Menurut Healthline, Pola Makan Orang Jepang didasari pada makanan tradisional mereka yang bernama “washoku”. Mereka menikmati beragam makanan sederhana, segar, dan menggunakan bahan musiman, serta dalam porsi kecil. Makanan juga dibuat sealami mungkin tanpa terlalu banyak bumbu tambahan.

Ada beberapa bahan makanan yang banyak dianjurkan konsumsinya dan ada pula yang harus dibatasi. Kombinasi pola makan orang Jepang ini dapat membuat tubuh sehat, ramping, dan panjang umur. Tidak heran jika di sana ada beberapa orang yang mencapai usia hingga 100 tahun. Untuk mengetahui lebih lanjut soal pola makan orang Jepang, berikut informasinya.

Makanan Tradisional Orang Jepang

Pola Makan Orang Jepang

Makanan orang Jepang umumnya terdiri dari makanan pokok yang dikombinasikan dengan sup, lauk utama, dan beberapa hidangan pendamping. Seperti diketahui, makanan pokok orang Jepang adalah nasi, soba, ramen, atau udon. Untuk supnya biasanya berupa sup miso dengan rumput laut, tahu, dan sayuran lain.

Tidak kalah sehat, lauk utamanya memakai olahan ikan, seafood, atau natto. Untuk daging sapi, daging ayam, dan telur biasanya dikonsumsi namun dalam jumlah sedikit. Sementara pendampingnya berupa sayuran, mau direbus, ditumis, atau dipanggang. Juga ada buah dan acar mentah.

Untuk rasa, tidak perlu khawatir akan kelezatannya karena makanan Jepang terkenal dengan rasa umami. Cita rasa ini menghadirkan sensasi gurih alami dari pemakaian kaldu khas Jepang atau yang biasa disebut dashi. Bahan dasar pembuatan dashi adalah sari kombu dan katsuobushi.

Manfaat Sehat Pola Makan Orang Jepang

Ada banyak penelitian yang mengaitkan pola makan orang Jepang dengan beragam manfaat kesehatan. Misalnya saja penggunaan banyak rumput laut dan teh hijau yang rutin dikonsumsi. Keduanya tinggi antioksidan yang baik untuk melindungi tubuh dari kerusakan sel dan penyakit.

Ada juga kedelai, buah, dan sayur yang terkenal dengan kandungan serat larutnya. Serat berfungsi sebagai bahan makanan bakteri baik di usus. Sementara acar buah dan sayur dikaitkan dengan sumber probiotik yang baik untuk usus. Gangguan kesehatan seperti kembung dan konstipasi pun bisa dihindari.

Dari sisi penyakit kronis, menerapkan pola makan ini bisa membantu menghindarkan tubuh dari penyakit berbahaya seperti jantung dan diabetes tipe 2. Sebab bahan makanan segar dan alami jadi kunci utama pembuatan makanan orang Jepang.

Mereka juga tak menggunakan banyak garam dalam masakannya. Sehingga tidak heran kalau tingkat penderita tekanan darah tinggi di sana terbilang rendah.

Pola Makan Orang Jepang Membuat Langsing Dan Panjang Umur

Bagi yang sedang menurunkan berat badan disarankan mengikuti pola makan yang dilakukan orang Jepang. Pasalnya makanan tradisional Jepang tinggi kandungan sayuran, disajikan dalam porsi kecil, dan secara alami rendah gula serta lemak.

Tak hanya itu, budaya Jepang juga menyarankan seseorang makan tidak sampai benar-benar kenyang, kiranya hanya 80% kenyang. Hal ini mencegah seseorang makan berlebih dan pada akhirnya mengurangi asupan kalori. Ada juga kandungan serat yang bisa mempertahankan rasa kenyang lebih lama sehingga seseorang tak tergoda untuk ngemil atau banyak makan.

Bonus lainnya adalah pola makan yang dilakukan orang Jepang membuat Anda panjang umur. Jepang memang sudah dikenal sebagai salah satu negara yang penduduknya banyak mencapai umur panjang. Khususnya pulau Okinawa dimana penduduknya makan lebih banyak ubi dan tak terlalu banyak makan nasi.

Semua hal ini tercapai karena pola makan yang dilakukan orang Jepang memiliki prinsip menyehatkan. Mereka mengusahakan makan makanan yang utuh, minim pemrosesan, dan rendah kandungan lemak serta gula.

Pengaturan Pola Makan Menentukan Makanan Yang Perlu Dikonsumsi Dan Dibatasi


Makanan yang perlu dikonsumsi adalah:

  • Ikan dan seafood: semua jenis ikan dan seafood bisa dimakan. Bisa dikukus, dipanggang, atau mentah. Misalnya sushi dan sashimi.
  • Makanan berbahan kedelai: edamame, tofu, miso, dan natto
  • Buah dan sayur: biasanya buah dimakan mentah atau acar, sementara sayuran direbus atau dikukus
  • Rumput laut
  • Tempura
  • Nasi atau mie
  • Minuman: teh hijau panas dan teh barley dingin. Sesekali orang Jepang juga minum bir atau sake.

Makanan yang perlu dibatasi adalah:

  • Produk olahan susu: butter, susu, keju, yogurt, dan es krim
  • Daging merah dan unggas: daging sapi, babi, ayam, dan bebek.
  • Telur
  • Lemak, minyak, dan saus berlebih
  • Makanan panggang: roti, brownies, muffin, pie
  • Makanan olahan dan makanan manis: sereal sarapan, permen, dan soft drink

Contoh pengaturan menu Pola Makan Orang Jepang

Supaya tak bingung, Anda bisa mengikuti contoh pengaturan menu berikut. Tentunya memudahkan Anda dalam menyiapkan makanan sehari-hari.

Hari pertama

Sarapan: sup miso, nasi, natto, salad rumput laut
Makan siang: soba dengan kuah dashi, tuna panggang, salad kale, sayuran rebus
Makan malam: udon kuah, fish cake, edamame, sayuran yang dimarinasi cuka

Hari kedua

Sarapan: sup miso, nasi, omelet, ikan panggang, acar buah
Makan siang: sup kerang, rice ball dibalut rumput laut, tofu berbumbu, salad sayur matang
Makan malam: sup miso, sushi, salad rumput laut, edamame, jahe acar

Hari ketiga

Sarapan: udon kuah, sebutir telur rebus, udang, acar sayuran
Makan siang: sup jamur shiitake, rice cake, scallop, sayuran rebus
Makan malam: sup miso, nasi, tempura sayur, sashimi salmon atau tuna.

Tinggalkan Balasan